MUI Jateng Perkuat Kader Ulama Cinta Indonesia

Acara Orientasi Kader Ulama oleh MUI Jawa Tengah 15-16 Januari 2015
Sumber Foto: Dok. MUI JatengAcara Orientasi Kader Ulama oleh MUI Jawa Tengah 15-16 Januari 2015 Sumber Foto: Dok. MUI Jateng

SEMARANG, progresifnews.com – Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Tengah (MUI Jateng) menghadirkan kader ulama se-Jawa Tengah untuk mengikuti Orientasi Kader Ulama (OKU). Orientasi ini digelar oleh Komisi Pendidikan dan Kajian Islam MUI Jateng ini selama dua hari, Jumat-Sabtu 15-16 Januari 2016, di Hotel Semesta Semarang.

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yang sangat kompeten. Yaitu, Dr. KH. Ahmad Darodji, MSi, Prof. Ahmad Rofiq, MA, Dr. Abdul Muhayya, MA, KH. A. Haris Shodaqoh, Dr. H. Imam Taufiq M.Ag dan Dr. Hj. Ummul Baroroh M.Ag.

“Kita harus menguatkan kaderisasi ulama di Jateng agar semakin banyak mewarnai keagamaan di daerah-daerah,” ujar Ketua Umum MUI Jateng Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si.

Dalam suasana yang serba demokratis ini, lanjut Darodji, memang sangat dibutuhkan figur-figur ulama yang benar-benar paham agama dan juga melaksanakan ilmunya. Ulama juga perlu mendampingi masyarakat agar masalah agama tertangani dengan baik. “Ulama perlu hadir di hati masyarakat dan jangan hanya galak,” tegasnya.

Darodji menjelaskan, tugas ulama selain menangani agama juga mengurus negara. Yaitu dengan menanamkan semangat bela negara. Tugas bela negara itu tidak mudah. Karenanya dibutuhkan upaya yang maksimal agar ulama dapat memberikan pendidikan cinta bangsa dengan baik kepada masyarakat, sebagaimana telah diajarkan oleh ulama-ulama terdahulu.

Masalah terkait agama memang tidak mudah untuk diselesaikan, tapi MUI merasa harus mampu merespon itu semua. Karena itu, Sekretaris Umum MUI Jateng Prof. Dr. Ahmad Rofiq, M.Ag menggarisbawahi pentingnya strategi MUI dalam menghadapi perbedaan pendapat agama. “Manusia memang diciptakan berbeda-beda, sehingga perlu memahami dan mengartikulasikan agama dengan model toleransi yang sesuai kaidah agama” katanya.

Menuruf Rofiq, persoalan tersebut tidak akan pernah selesai jika pemerintah tidak tegas dan menggandeng MUI dalam menyatukan umat. Karena itu, dibutuhkan kerjasama dengan pola komunikasi yang baik antara pemerintah dan MUI.

“Jadi, kader ulama yang cinta Indonesia inilah yang dibutuhkan. Kalau ulama sukses mengawal prinsip cinta bangsa, maka agama dan urusan pemerintahan serta kerukukan akan terjamin,” ujar Rofiq.

Dalam penyusunan rekomendasi OKU, yang dipimpin oleh Dr. H. Imam Taufiq M.Ag, ditegaskan pentingnya MUI memformalkan lembaga kaderisasi ulama agar lebih sistematis dan profesional. Selain itu, kurikulum OKU perlu dipertajam untuk mendukung lahirnya generasi ulama yang fasih bicara agama dalam konteks keindonesiaan.

“Para peserta juga mengusulkan pentingnya lembaga riset profesional yang dimiliki oleh MUI agar cepat merespon isu-isu agama yang sangat dinamis,” ujar Imam Taufiq. (Red-A3)

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest

Be the first to comment on "MUI Jateng Perkuat Kader Ulama Cinta Indonesia"

Leave a comment