Relevansi Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0

Sos Tamb 3

Jawa Barat,- Anggota Anggota DPR / MPR dari Fraksi Partai Golkar Hj. Dewi Asmara SH.MH mengingatkan kepada masyarakat  di tengah persaingan global yang sangat ketat dalam bidang teknologi, kita tidak bisa lepas dari nilai-nilai moral. Bangsa Indonesia memiliki Pancasila sebagai pedoman nilai-nilai moral tersebut.” Hal tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi MPR RI tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di Aula Balai Desa Selajambe, Kecamatan Cisitu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat (Selasa, 2 Juli 2019).

Tidak bisa dipungkuri era revolusi industri 4.0 akan mengancam banyak pekerjaan masyarakat yang konvesional karena peradaban manusia berkembang menjadi peradaban digital. Mereka yang tidak memiliki keahlian lebih dan khusus akan tersisih dan berpotensi kehilangan pekerjaan.  ” Oleh karena itu, pembangunan manusia Indonesia haus diarahkan  agar bangsa kita bisa bersaing di era revolusi industri 4.0,” ujar Dewi

Dewi Asmara juga mendorong Pengurus dan Anggota Karang Taruna Desa Selajambe agar menjadi SDM yang unggul dan kompetitif dalam penguasaan teknologi digital  serta mampu
menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Namun Dewi mengingatkan agar dalam usaha melakukan penguasaan-penguasaan teknologi digital tersebut, kita sebagai tidak boleh meninggalkan Pancasila. “Nilai-nilai modern tidak bisa menghapus begitu saja nilai-nilai luhur yang menjadi identitas bangsa,” Kata Anggota Fraksi Partai Golkar MPR ini. (A-2)

 

Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on Pinterest